Kajian Potensi Pengembangan Perikanan Budidaya Air Tawar Di Kota Mataram

Author: admin riset
Dilihat: 0 kali
4 bulan yang lalu

Salah satu program nasional yang sedang digalakkan adalah pengembangan kampung perikanan budidaya. Akan tetapi, pengembangan kampung perikanan budidaya di Kota Mataram masih sangat terkendala data dan informasi ilmiah mengenai potensi tersebut. Untuk itulah diperlukan suatu kajian ilmiah mengenai potensi perikanan budidaya air tawar tersebut di Kota Mataram untuk dikembangkan ke arah Kampung Perikanan Budidaya.  Tujuan kajan ini adalah untuk mengetahui sejauh mana kesiapan wilayah yang ada di Kota Mataram untuk dijadikan sebagai Kampung Perikanan Budidaya sesuai standar yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat. Hasil studi menunjukkan bahwa wilayah yang memenuhi krteria adalah Wilayah Lingkungan Lendang Re Kelurahan Sayang-Sayang. Berdasarkan hasil studi luas area potensial perikanan budidaya adalah 35,58 Ha dengan luas yang sesuai peruntukan ruang 31,03 Ha. Adapun luas Perikanan Budidaya eksisting saat ini di wilayah tersebut adalah 1,72 Ha, dengan daya dukung lingkungan berupa suplai air yang melimpah sepanjang tahun, kelompok pembudidaya ikan yang sudah berpengalaman, aksesibilitas ke lokasi baik dan voume produksi yang mencapai 169,348 Kg per tahun 2022

Unduh PDF

Uji Kelayakan Pembentukan Perusda Pasar dan Perparkiran

Author: admin riset
Dilihat: 0 kali
4 bulan yang lalu

Uji Kelayakan pembentukan perusahaan daerah pasar dan perparkiran dalam rangka peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Mataram adalah sebuah inovasi daerah dalam rangka mendekatkan pelayanan yang prima oleh pemerintah kepada masyarakat Kota Mataram. Dengan adanya perusahaan umum daerah Pasar dan Perparkiran, diharapkan dapat membantu pemerintah Kota Mataram mendekatkan dan memeberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat. Selain itu juga, pemerintah Kota Mataram akan lebih mudah dalam melakukan pengawasan terkait penerimaan daerah melalui retribusi dan efektifitas pelayanan publik.

Unduh PDF

Kajian Analisa Potensi Produk Unggulan Daerah Kota Mataram

Author: admin riset
Dilihat: 0 kali
4 bulan yang lalu

Dalam upaya mencapai tujuan pembangunan ekonomi daerah, kebijakan utama yang perlu dilakukan adalah mengusahakan semaksimal mungkin prioritas pembangunan daerah sesuai potensi pembangunan yang dimiliki daerah. Hal ini terkait dengan potensi pembangunan yang dimiliki setiap daerah bervariasi, diharapkan setiap daerah  harus  menentukan kegiatan  sektor  ekonomi  yang  dominan  (Syafrizal,  1997).  Penentuan  komoditas unggulan nasional  dan  daerah  merupakan  langkah  awal  menuju  pembangunan  yang  berpijak  pada konsep efesiensi untuk meraih keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif dalam menghadapi globalisasi perdagangan.

 

Menurut Permendagri nomor 9 tahun 2014 adalah Produk Unggulan Daerah yang selanjutnya disingkat PUD merupakan produk, baik berupa barang maupun jasa, yang dihasilkan oleh koperasi, usaha skala kecil dan menengah yang potensial untuk dikembangkan dengan memanfaatkan semua sumber daya yang dimiliki oleh daerah baik sumber daya alam, sumber daya manusia dan budaya lokal. PUD diharapkan mendatangkan pendapatan bagi masyarakat maupun pemerintah sebagai kekuatan ekonomi bagi daerah setempat. Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PUD) merupakan kebijakan yang dibuat oleh pemerintah pusat, namun pengimplementasiannya diserahkan kepada daerah masing-masing daerah (bersifat top down). Pendekatan top down lebih tepat digunakan untuk menilai efektivitas implementasi suatu kebijakan, yaitu memastikan apakah tujuan-tujuan kebijakan yang ditetapkan telah tercapai di lapangan atau tidak.

 

Pelaksanaan pengembangan PUD berimplikasi pada kemampuan Pemerintah Daerah dalam mengidentifikasi dan menggali potensi ekonomi produktif yang berdaya saing dalam jangka panjang untuk memasuki pasar regional, nasional dan global. Hal ini menyiratkan bahwa pemerintah daerah harus mampu mendorong, memfasilitasi dan membangun munculnya produk unggulan daerah dengan memberi wadah yang seluas-luasnya bagi dunia usaha untuk mengembangkan secara mandiri dengan kompetensi yang dimiliki. Kemudian menjadikan hasil karya mereka sebagai kebanggaan daerah yang mampu menyejahterakan masyarakat.

 

Berdasarkan data dinas Dinas Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kota Mataram (2021) jumlah

Koperasi secara keseluruhan mencapai 595 unit dan jumlah UMKM mencapai 1756 unit. Mataram sebagai pusat

 

destinasi, pusat pendidikan, pusat perdagangan dan pusat pemerintahan yang menguntungkan bagi tumbuh kembangnya produk-produk olahan baik dalam skala kecil sampai dengan skala sedang. Sebagaimana diketahui Kota Mataram memiliki banyak jenis produk yang sering di cari oleh pengunjung luar daerah mapun pengunjung lokal. Sebut saja Mutiara, kain tenun, ayam taliwang, sate rembige, olahan rumput laut dan masih banyak jenis produk yang lainnya. Kota mataram diharapkan mampu menjadi supplayer atas permintaan sector-sektor penting diatas.

 

Keberadaan sejumlah produk olahan oleh UMKM di Kota Mataram sampai saat ini belum bisa di klaim apakah produk-produk olahan tersebut merupakan produk unggulan daerah, mengingat sebagaian besar dari produk UMKM tersebut bahan bakunya bersal dari luar Kota Mataram, selain itu juga belum ada aturan yang menaungi bahwa Kota Mataram telah memiliki produk unggulan daerah. Oleh karena itu, guna menjawab perteanyaan dimaksud perlu dilakukan sebuah Kajian Analisa Potensi Produk Unggulan Daerah Kota Mataram

Unduh PDF

Selaparang Inklusi

Author: admin riset
Dilihat: 0 kali
4 bulan yang lalu

Selaparang Inklusi adalah program inovatif berorientasi pemenuhan akses kelompok disabilitas, perempuan, anak, lansia dan kelompok rentan lainnya terhadap pelayanan publik berkualitas di Kecamatan Selaparang. Program ini bertujuan membangun kesadaran inklusif, perluasan ruang partisipasi, membangun kolaborasi multipihak, pemetaan potensi wilayah dan menyasar kelompok yang rentan (disabilitas, perempuan anak, lansia dan kelompok rentan tereksklusi lainnya. 

Mengingat tantangan Program Selaparang Inklusi yang makin kompleks dan kebutuhan akan perluasan dampak positif hingga level Kota Mataram pada masa datang, perlu di susun sebuah regulasi atau pedoman pelaksanaan yang lebih mekanistik dan mudah dijalankan oleh semua dibarengi pendanaan yang memadai dari APBD agar terjamin keberlanjutannya.

Unduh PDF

Studi Analisis Dampak Penggunaan Air Tanah Di Wilayah Pesisir Kota Mataram

Author: admin riset
Dilihat: 0 kali
7 bulan yang lalu

Terdapat beberapa masalah pokok yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya airtanah di Kota Mataram, yaitu jumlah penduduk yang semakin besar, pertumbuhan industry dan bisnis yang pesat ketersediaan sumber daya airtanah dan kemampuan PTAM yang semakin terbatas, dan posisi sebagian wilayah Kota Mataram yang sistem akuifernya berbatasan dengan pantai. Pemanfaatan air tanah yang berlebihan di wilayah pesisir Kota Mataram dapat menyebabkan meningkatnya potensi intrusi air laut ke daratan.

Pada ini dilakukan serangkaian pengukuran untuk mengidentifikasi dampak penggunaan air tanah di wilayah pesisir Kota Mataram. Dalam penelitian ini dilakukan uji salinitas dari sumur-sumur penduduk yang berada di wilayah pesisir pada dua kecamatan, yaitu Kecamatan Ampenan dan Sekarbela. Selain itu, dilakukan juga pengukuran geolistrik untuk mengetahui kedalaman dan sebaran intrusi di bawah permukaan pada lokasi-lokasi tertentu.

Dari hasil uji salinitas didapatkan bahwa terdapat beberapa daerah yang mengalami intrusi air laut di wilayah pesisir kota Mataram, baik di kecamatan Ampenan maupun kecamatan Sekarbela. Daerah kecamatan Ampenan yang mengalami intrusi air laut yaitu Kampung Melayu, Kampung Arab, Banjar, Karang Panas, Gatep, sedangkan pada kecamatan Sekarbela intrusi air laut terjadi di daerah Bagik Kembar dan Tanjung karang-Mapak. Adanya air tanah payau di bagian utara kecamatan Ampenan (Bintaro), disebabkan karena dominasi endapan pantai. Laju penjalaran intrusi air laut belum dapat dilakukan karena membutuhkan data time series.

Unduh PDF